Selasa, 04 Agustus 2015

Penting Gak Penting

hi guys. gue balik lagi nih setelah sekian lama hibernasi(?) hahaha. gak deng canda, gue baru sempet aja sih tbh posting di sini. readers kangen? kangen ajadeh buat nge legain hati lol

Kan lagi marak noh kasus kekerasan pada siswa baru saat MOPD atau MOS. So, in this occasion i'd like to talk about MOPD also known as MOS activity in Indonesia.

Actually, MOS adalah untuk memperkenalkan siswa baru tentang semua hal yang ada di sekolah barunya, lingkungan baru yang akan ia tempati selama 3 tahun ajaran. Yeah, sebenernya ini salah satu program yang paling gue sukai. bukan karena kemarin gue salah satu panitia MOS dan bisa seenaknya memperlakukan adek kelas enggak. nggak gitu sistem MOS di sekolah gue hoho

Maksud gue, gue suka MOS ini karena kaka kelas sama adek kelasnya bisa lebih akrab disini. Memang sih gak gue pungkiri kalo saat ini banyak "oknum" yang memanfaatkan saat saat MOS untuk balas dendam or something like that. Based on my experience MOS itu cenderung ke pengenalan sekolah, peraturan sekolah, kurikulum yang akan dijalani selama mengenyam pendidikan, ekstrakurikuler dan lainnya. MOS itu gak seharusnya menjadi ajang balas dendam senior pada juniornya, udah bukan saatnya kita menggunakan kekerasan untuk mendidik. TEGAS ITU PERLU, NAMUN TAK PERLU MENGGUNAKAN KEKERASAN. Itu yang selama ini gue tau, TEGAS TAK HARUS MENGGUNAKAN KEKERASAN. Its Different between "Tegas" and "Keras". kita memang harus tegas agar adik adik yang menjadi peserta MOPD selalu disiplin, tepat waktu, cermat, mandiri, etc.

Tbh, gue gak setuju kalo next time MOPD atau MOS bakal dihapus. Karena menurut gue, pembentukan mental peserta didik juga sedikit banyak akan terjadi disini. Siswa baru akan berusaha berfikir untuk memecahkan teka teki yang diberikan panitia, bagaimana membagi waktu untuk menyelesaikan tugas dari panitia, bagaimana ia bekerja sendiri dan tidak seluruh tugas MOSnya dikerjakan oleh orangtua.
Hanya saja, pelaksanaannya di sekolah memang harus selalu diawasi oleh pembina dan guru Bimbingan Konseling agar panitia MOS dapat mengorganisir kegiatan ini dengan baik, bijak dan tidak menyimpang dari tujuan sebenarnya.

Semisal nih, biasanya kan ada tuh siswa baru yang telat dateng MOS. Mulai jam 7 tapi dia baru dateng jam 7.05 huh, cukup diberi hukuman minta tandatangan senior/guru atau hal hal lain yang tidak berbau kekerasan dan tidak mengurangi hak si siswa baru untuk dapat materi saat MOS. Gue percaya kok kalo MOS di Indonesia sistemnya bisa diperbaiki dan lebih diawasi.
Terus ada lagi tuh biasanya yang perlengkapan MOS nya kurang, nah itu cukup disuruh nyanyi atau apalah yang kira kira cukup bijak dan membuat jera. semua hal pasti ada solusinya, tidak harus menggunakan kekerasan.
Untuk penampilan, gue rasa ga ada masalah selama aturan itu bertujuan agar peserta  MOS berpenampilan rapi dan tidak mencoreng coreng wajah menggunakan bahan kimia yang berbahaya buat kulit like spidol, cat, etc.

It can be a fun activity if we can fill with positive things and be wise to give punichment. Kita tentunya bisa dong berfikir kalau fisik dan mental orang pasti berbeda. ada yang kuat, ada yang tidak cukup kuat, jangan disama ratakan. Kita harus open minded, jangan kaku.

Di luar negri, banyak kok negara yang menerapkan kegiatan orientasi siswa baru pada sistem pendidikannya, namun cara yang digunakan sangat berbeda jauh dengan di Indonesia. Mereka pada intinya adalah memperkenalkan lingkungan sekolah dan membentuk karakter siswa. Maka dari itu, gue percaya kalo MOS di Indonesia bisa lebih bijak pelaksanaannya tanpa harus dihapus.


Yhaa okedeh sekian dulu post dari gue kali ini. mohon maaf ya kalo bahasanya ga tertata dengan rapi dan mungkin ada yang gak setuju dengan usulan gue kali ini tentang MOS di sekolah hehe,
mungkin kalo readers ada yang punya saran lebih baik, bisa comment dibawah :))

TERIMAKASIH

Jumat, 08 Mei 2015

A Story - Be Kind for Anyone Around You

Hi guys. I have a little story for you. I found it on my Timeline. So, just enjoy this story. I'm pretty sure it will be have a good message. Happy reading.



My mom only had one eye. I hated her... she was such an embarrassment. My mom ran a small shop at a flea market. She collected little weeds and such to sell... anything for the money we needed she was such an embarrassment. There was this one day during elementary school.
I remember that it was field day, and my mom came. I was so embarrassed.
How could she do this to me? I threw her a hateful look and ran out. The next day at school..."Your mom only has one eye?!" and they taunted me.

I wished that my mom would just disappear from this world so I said to my mom, "Mom, why don't you have the other eye?! You're only going to make me a laughingstock. Why don't you just die?" My mom did not respond. I guess I felt a little bad, but at the same time, it felt good to think that I had said what I'd wanted to say all this time.


Maybe it was because my mom hadn't punished me, but I didn't think that I had hurt her feelings very badly.

That night...I woke up, and went to the kitchen to get a glass of water. My mom was crying there, so quietly, as if she was afraid that she might wake me. I took a look at her, and then turned away. Because of the thing I had said to her earlier, there was something pinching at me in the corner of my heart. Even so, I hated my mother who was crying out of her one eye. So I told myself that I would grow up and become successful, because I hated my one-eyed mom and our desperate poverty.

Then I studied really hard. I left my mother and came to Seoul and studied, and got accepted in the Seoul University with all the confidence I had. Then, I got married. I bought a house of my own. Then I had kids, too. Now I'm living happily as a successful man. I like it here because it's a place that doesn't remind me of my mom.

This happiness was getting bigger and bigger, when someone unexpected came to see me "What?! Who's this?!" ...It was my mother...Still with her one eye. It felt as if the whole sky was falling apart on me. My little girl ran away, scared of my mom's eye.

And I asked her, "Who are you? I don't know you!!!" as if I tried to make that real. I screamed at her "How dare you come to my house and scare my daughter! GET OUT OF HERE! NOW!!!" And to this, my mother quietly answered, "oh, I'm so sorry. I may have gotten the wrong address," and she disappeared. Thank good ness... she doesn't recognize me. I was quite relieved. I told myself that I wasn't going to care, or think about this for the rest of my life.

Then a wave of relief came upon me...one day, a letter regarding a school reunion came to my house. I lied to my wife saying that I was going on a business trip. After the reunion, I went down to the old shack, that I used to call a house...just out of curiosity there, I found my mother fallen on the cold ground. But I did not shed a single tear. She had a piece of paper in her hand.... it was a letter to me.

She wrote:
My son...
I think my life has been long enough now. And... I won't visit Seoul anymore... but would it be too much to ask if I wanted you to come visit me once in a while? I miss you so much. And I was so glad when I heard you were coming for the reunion. But I decided not to go to the school.... For you... I'm sorry that I only have one eye, and I was an embarrassment for you.

You see, when you were very little, you got into an accident, and lost your eye. As a mother, I couldn't stand watching you having to grow up with only one eye... so I gave you mine...I was so proud of my son that was seeing a whole new world for me, in my place, with that eye. I was never upset at you for anything you did. The couple times that you were angry with me. I thought to myself, 'it's because he loves me.' I miss the times when you were still young around me.

I miss you so much. I love you. You mean the world to me.
My world shattered!!!
Then I cried for the person who lived for me... My Mother

Love your mother, please share this story to all of your friends and known to understand the value of True Love "MOTHER"

DONT EVER TRY TO HURT YOU MOM's HEART

Rabu, 29 April 2015

Menginventarisasi Objek Wisata Di Solo

KAMPUNG BATIK KAUMAN




Letaknya yang strategis, yaitu dekat dengan Keraton Kasunanan, menjadikan Kampung Batik Kauman memiliki potensi tinggi untuk menjadi Tourism object atau Tourism attraction. Menyusuri Kampung Batik Kauman, mata akan disuguhi beragam hasil produksi batik mulai dari pakaian, tas, dan pernak pernik batik yang terpajang di rumah-rumah. Selain sebagai butik, jika kita masuk ke dalam, akan ditemukan juga proses pembuatan batik.


Kampung Batik Kauman merupakan warisan asli dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Nama Kauman sendiri diambil dari kata kaum, yang diartikan sebagai kampung pejabat. Kampung yang pada masa kini didesain sebagai kampung wisata ini memang dulunya adalah kampung yang dihuni para abdi dalem. ”Abdi dalem keraton yang ditempatkan di kampung ini memang khusus membuat batik-batik untuk keluarga keraton

Lalu apakah Kampung Batik Kauman dapat menjadi tourism object maupun tourism attraction yang mampu manjdi magnet bagi wisatawan?
Tentu saja bisa dengan langkah-langkah sebagai berikut
1.      Menata kampung menjadi kampung yang bersih serta rapi
2.      Meningkatkan kemampuan bahasa asing warga setempat, agar mudah menyambut ataupun berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara, atau dengan menggunakan jasa tour guide yang bersedia menemani wisatawan berkeliling di kampung batik kauman
3.      Mengadakan festival membatik secara serentak, serta mengadakan pameran kain batik ataupun pergelaran busana batik khas kampung Batik Kauman.

4.      Karena Situasi ruas gang di Kampung Batik Kauman yang sempit, berjejal dengan motor dan becak yang parkir tidak memungkinkan untuk wisatawan melewatinya dengan mobil, alangkah baiknya ada jasa sewaan sepeda, agar wisatawan yang tidak mau jalan kaki dapat menikmati keindahan kampung batik kauman dengan lebih santai dan menyenangkan.



ANGGOTA KELOMPOK:
ARLINDA PUTRI    XI UPW 2 / 1
SANDYA PUTRI     XI UPW 2 / 18
TYAS APRILIA       XI UPW 2 / 25
YUNITA RATNA     XI UPW 2 / 31

SMK Negeri 6 Surakarta

Demikian tugas ini kami post di blog. atas perhatiannya kami mengucapkan terimakasih. bila netizen memiliki usulan lain untuk inventarisasi objek wisata kampung batik Kauman ini bisa memberikan komentar. Terimakasih